Jumlah volume sampah plastik di Indonesia yang terus bertambah setiap harinya tentu semakin mengkhawatirkan. Data dari Kementerian Lingkungan Hidup mengungkapkan bahwa sampah yang dihasilkan di Indonesia setiap harinya berjumlah 140 ton. Tumpukan sampah plastik yang jumlahnya tak main-main ini tentu memberikan dampak bagi lingkungan jika tidak diatasi dengan cepat. Recycle sampah jadi salah satu metode daur ulang yang tengah digalakkan oleh pemerintah, dari cara paling sederhana untuk tingkat rumahan hingga penyediaan fasilitas daur ulang di beberapa tempat umum. Salah satunya green building ini yang memfasilitasi daur ulang sampah botol plastik. Yuk simak informasi bagaimana Telkom Landmark Tower berkontribusi kurangi sampah plastik di Indonesia!
Pengelolaan Sampah Plastik Jadi Isu Utama di Sektor Lingkungan
Permasalahan sampah plastik menjadi isu global yang selalu jadi pembahasan utama di sektor lingkungan. Data dari United Nation Environment Programme (UNEP) mengungkapkan hanya 10% sampah plastik yang berhasil di daur ulang dari total 400 ton yang timbul setiap tahunnya tentu mengkhawatirkan bagi lingkungan. Lantas, bagaimana sisanya? Kebanyakan dari sampah plastik masih mencemari tanah, sungai, hingga laut yang membuat ekosistem lingkungan hidup semakin krisis. Diketahui sampah plastik menjadi jenis sampah yang sulit untuk diurai karena butuh puluhan hingga ratusan tahun untuk sampah plastik benar-benar terurai.
Pemerintah Berkomitmen Kurangi Sampah Plastik Secara Signifikan
Untuk mengatasi masalah global ini, pemerintah Indonesia menginisiasi berbagai program daur ulang dengan target mengurangi sampah plastik hingga 70% pada 2029. Program ini membutuhkan peran kerja sama swasta hingga masyarakat untuk berkontribusi dalam pengelolaan sampah plastik untuk di daur ulang. Untuk mewujudkan komitmen ini, Telkom Landmark Tower bersama Telkom Indonesia menghadirkan program GoZero% untuk mendukung penerapan lingkungan bisnis yang berpedoman pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Salah satu wujud nyatanya dengan menghadirkan program daur ulang sampah di lingkungan kantor.
Peran Telkom Landmark Tower dalam Mengurangi Sampah Plastik
Seiring dengan penerapan prinsip ESG di lingkungan Telkom Landmark Tower, berbagai upaya untuk mengurangi sampah plastik juga telah diterapkan lingkungan kantor. Program GoZero% yang digalakkan di lingkungan green building ini turut menghadirkan Reverse Vending Machine (RVM) khusus untuk sampah botol plastik yang bekerja sama dengan PlasticPay. Hadirnya RVM daur ulang sampah botol plastik ini menjadi upaya meningkatkan perhatian dan minat masyarakat dalam mengurangi sampah plastik lewat daur ulang. Setiap botol plastik yang dimasukkan ke dalam mesin ini akan didaur ulang dan sebagai gantinya, sampah yang #SobatTLT akan ditukar menjadi poin yang bernilai rupiah!
Mesin Daur Ulang Sampah Hadir di Telkom Landmark Tower
Telkom Landmark Tower memfasilitasi gerakan daur ulang sampah plastik lewat RVM Plasticpay yang khusus digunakan untuk daur ulang sampah botol plastik. Mesin ini akan mengumpulkan berbagai jenis sampah botol plastik yang akan didaur ulang menjadi berbagai produk ramah lingkungan, seperti tote bag, pouch, hingga laptop case yang juga bermanfaat dalam kehidupan kerja sehari-hari. Mesin daur ulang ini bisa digunakan oleh semua penghuni gedung maupun tamu yang secara khusus datang ke Telkom Landmark Tower.
Mesin daur ulang ini terletak di area Lobby Panoramic yang terletak di lantai dasar gedung Telkom Landmark Tower. Untuk menggunakannya, #SobatTLT bisa membawa mengunduh aplikasi Plasticpay dan mengikuti instruksi untuk menukar sampah plastik menjadi poin belanja. Hadirnya RVM untuk sampah botol plastik ini menjadi langkah konkret Telkom Landmark Tower dalam mengurangi sampah plastik di Indonesia dengan daur ulang, sesuai program pemerintah. Berbagai sampah plastik ini akan dikelola menjadi barang-barang dan diharapkan dapat mewujudkan target pengelolaan sampah plastik menjadi kemasan daur ulang.
Comments