Volume kendaraan bermotor yang meningkat setiap tahunnya membuat emisi karbon terus meningkat. Gas karbon dioksida (CO₂) dari bahan bakar bensin dan solar yang digunakan pada kendaraan bermotor dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Jika terus dibiarkan, pemanasan global akan semakin parah, diikuti dengan kondisi lingkungan yang semakin tidak sehat karena tercemar oleh polusi.
Kondisi bumi yang terus memprihatinkan membuat kendaraan bermotor perlu ditinggalkan dan beralih ke kendaraan listrik. Ini bisa jadi salah satu inovasi yang solutif agar mobilisasi tetap berjalan dengan lancar tanpa harus mencemari lingkungan. Adanya EV Charging Station di beberapa titik kota besar seperti di Telkom Landmark Tower juga memudahkan untuk mengisi bahan bakar kendaraan listrik yang eco-friendly.
Kendaraan listrik jadi solusi yang paling tepat untuk menghadapi berbagai tantangan lingkungan di tengah perkembangan transportasi yang semakin modern. Bukan hanya ramah lingkungan, kendaraan listrik juga memiliki biaya perawatan yang minim dibandingkan kendaraan konvensional. Hal ini yang membuat kendaraan eco-friendly jadi pilihan yang tepat untuk mobilisasi di masa kini.
Ini beberapa green vehicle yang bisa dibawa ngantor agar berkendara tidak menyebabkan kerusakan lingkungan, simak yuk!
1. Mobil Listrik
Mobil listrik bisa jadi pilihan yang bijak untuk berkendara di masa kini, terutama di daerah perkotaan. Ada banyak fasilitas dan benefit yang hanya didapat dari mobil listrik, misalnya mendapat insentif pajak dan subsidi. Untuk mendukung lingkungan yang lebih bersih dan bebas emisi karbon, pemerintah juga mendukung percepatan penggunaan mobil listrik sehingga banyak keuntungan yang ditawarkan. Penggunaan mobil listrik juga lebih hemat dibanding mobil konvensional karena tidak menggunakan bahan bakar bensin.
2. Motor Listrik
Motor listrik juga jadi salah satu solusi untuk memudahkan mobilisasi di masa kini. Bukan hanya ramah lingkungan, ukurannya yang lebih kecil juga membuat motor listrik dapat melewati kemacetan. Macet yang memakan waktu lama bukan hanya memperlama waktu tempuh, tetapi juga meningkatkan emisi karbon. Menggunakan motor listrik bisa jadi solusi tepat untuk meminimalisir emisi karbon sekaligus memudahkan #SobatTLT yang ingin terhindar dari macet saat pergi ke kantor.
3. Scooter/Otopet
Penggunaan scooter atau otopet juga semakin masif di tengah kondisi lalu lintas yang semakin padat. Kendaraan ini jadi pilihan untuk #SobatTLT yang tidak membawa kendaraan pribadi untuk pergi ke kantor karena kendaraan ini bisa dibawa masuk ke dalam transportasi umum. Setelah turun dari halte atau stasiun, scooter atau otopet dapat memudahkan mobilisasi hingga ke dalam kantor.
4. Sepeda
Selain mengendarai scooter atau otopet, sepeda juga jadi alternatif kendaraan yang bisa jadi pilihan untuk #SobatTLT pergi ke kantor. Mengendarai sepeda ke kantor dapat menghindari macet karena saat ini sudah tersedia lajur khusus sepeda di beberapa ruas jalan, khususnya di ibukota. Pengendara sepeda kini juga mendapat keuntungan lebih karena parkir khusus sepeda sudah mulai marak disediakan di beberapa titik. Untuk mendukung gerakan ramah lingkungan, Telkom Landmark Tower juga menyediakan parkir khusus sepeda untuk #SobatTLT dan para karyawan yang ke kantor menggunakan sepeda. Adanya parkir khusus ini meminimalisir rasa khawatir karena parkir sepeda yang disediakan terjamin keamanannya.
Itu dia berbagai pilihan green vehicle atau kendaraan ramah lingkungan yang dapat dibawa ke kantor. Mengendarai kendaraan listrik memang jadi pilihan yang tepat untuk memudahkan mobilisasi di masa kini tanpa harus mengorbankan kondisi lingkungan. Untuk menunjukkan komitmennya sebagai green building yang mendukung sustainability, Telkom Landmark Tower menghadirkan EV Charging Station hingga parkir khusus sepeda
Comments