Stres saat bekerja seringkali dipandang sebagai sesuatu yang negatif dan harus dihindari karena berpengaruh terhadap performa saat bekerja. Tidak sedikit orang yang mengaitkan stres dengan penurunan produktivitas, gangguan kesehatan, hingga kelelahan mental sehingga hal ini sangat dihindari oleh para karyawan. Pada dasarnya, stres memang dapat berakibat buruk terhadap kondisi tubuh, terlebih jika stres muncul karena terdampak oleh tekanan bekerja.
Meski demikian, stres tidak selalu negatif dan berdampak buruk untuk tubuh karena ada dampak baik dari stres yang dialami oleh seorang karyawan. Penelitian dalam Journal of Applied Psychology membuktikan bahwa tingkat stres yang tidak ekstrem sebenarnya dapat membantu meningkatkan kinerja #SobatTLT selama bekerja di kantor. Dalam kadar yang tepat, stres justru bisa menjadi pemicu munculnya motivasi, fokus, dan dorongan untuk menyelesaikan tugas dengan lebih efektif. Simak pembahasan lebih lanjut mengenai stres tidak selamanya buruk karena dapat berdampak baik pada tubuh.
1. Meningkatkan fungsi kognitif
Stres saat bekerja di kantor sering kali dianggap sebagai sesuatu yang negatif, namun dalam kadar tertentu, stres justru dapat memberikan manfaat bagi fungsi kognitif seseorang. Penelitian dari University of Berkeley mengungkapkan bahwa stres singkat menyebabkan sel induk pada otak tikus berkembang biak menjadi sel saraf baru. Hal ini dipengaruhi pada peningkatan performa otak yang lebih baik. Saat berada dalam tekanan, tubuh dan pikiran akan merespons dengan meningkatkan kewaspadaan, fokus, dan kemampuan berpikir secara cepat. Respons ini dikenal sebagai stres akut yang bersifat sementara dan dapat membantu seseorang untuk menyelesaikan tugas dengan lebih efisien.
2. Meningkatkan kekebalan tubuh
Salah satu manfaat yang jarang disadari adalah kemampuannya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Melansir Alo Dokter, tubuh mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai infeksi dan ancaman penyakit dari luar dengan mengeluarkan interleukin yang memperkuat kekebalan tubuh. Produksi sel-sel kekebalan, seperti sel darah putih, dapat meningkat sementara waktu untuk menghadapi tekanan tersebut. Hal ini membuat tubuh lebih tangguh dalam menghadapi infeksi atau gangguan kesehatan ringan dalam jangka pendek.
3. Memperkuat mental
Stres di kantor tidak selalu membawa dampak negatif karena dalam kadar tertentu, stres justru dapat memperkuat mental seseorang. Saat dihadapkan pada tekanan kerja seperti tenggat waktu yang ketat, tuntutan tanggung jawab yang tinggi, atau perubahan dalam lingkungan kantor, seorang karyawan dipaksa untuk beradaptasi, mencari solusi, dan mengelola emosinya secara lebih efektif. Menghadapi stres secara berulang dalam situasi yang menantang membantu seseorang membangun ketahanan mental.
4. Memotivasi diri
Stres yang muncul dalam kadar ringan dan masih justru sering kali menimbulkan rasa tanggung jawab dan dorongan untuk tidak mengecewakan rekan kerja atau atasan. Hal ini dapat memicu munculnya motivasi dalam diri untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan mencapai hasil yang maksimal. Tekanan tersebut juga bisa menjadi pemacu untuk menetapkan prioritas, mengatur waktu dengan lebih efisien, serta menemukan cara kerja yang lebih produktif.
5. Meningkatkan kreativitas
Tekanan dalam pekerjaan seringkali mendorong seseorang untuk keluar dari pola pikir yang biasa dan mempertimbangkan cara baru yang lebih efisien atau inovatif. Dorongan untuk menyelesaikan masalah atau mencapai hasil terbaik di tengah keterbatasan membuat individu harus berpikir lebih terbuka dan mencoba ide-ide yang mungkin sebelumnya tidak terpikirkan. Proses ini dapat membuka ruang bagi lahirnya ide-ide segar dan solusi kreatif yang bermanfaat bagi pekerjaan maupun tim.
Stres dalam kondisi yang wajar bisa menjadi dorongan alami untuk seorang karyawan agar bekerja lebih efektif dan produktif. Meski demikian, penting untuk diingat bahwa manfaat stres ini hanya akan terasa jika #SobatTLT mengetahui batasan diri. Kondisi stres yang terus dibiarkan menumpuk justru dampaknya akan merugikan. Tubuh dan pikiran memiliki kapasitas tertentu dalam menghadapi tekanan sehingga dapat mengakibatkan kelelahan fisik, gangguan emosional, hingga penurunan fungsi imun jika terus dipaksakan.
Saat kondisi stres sudah tidak terkendali dan memengaruhi produktivitas, sebaiknya #SobatTLT berhenti sejenak dan mengambil jeda istirahat untuk mengembalikan energi tubuh. Meluangkan waktu untuk istirahat akan membantu dalam memulihkan diri dan kembali siap menghadapi tugas berikutnya. Istirahat dapat dilakukan dengan berbagai hal, bisa berdiam diri atau sambil melakukan berbagai kegiatan yang menghibur, seperti bermain tenis meja, mini golf simulator, billiard, hingga bernyanyi di ruang karaoke yang disediakan Telkom Landmark Tower. Berbagai fasilitas yang disediakan di smart building ini dapat membantu cita-cita work life balance #SobatTLT karena selain membantu meningkatkan produktivitas kerja, fasilitas yang disediakan juga membantu relaksasi saat mengalami kondisi stres untuk memulihkan kondisi tubuh.
Comments