Pemanasan global dipicu oleh maraknya pembangunan yang tidak memerhatikan lingkungan hingga memicu emisi karbon dan efek rumah kaca yang merusak atmosfer bumi. Isu pemanasan global kini bukan hanya pembicaraan belaka karena perlahan efeknya sudah semakin terasa, mulai dari perubahan suhu hingga pergeseran musim yang tak menentu setiap tahunnya. Hal ini menjadi perhatian utama masyarakat seluruh dunia hingga akhirnya muncul gerakan untuk ramah lingkungan atau eco friendly seperti inovasi pembangunan green building.
Konsep green building kini menjadi tren global sekaligus solusi yang diharapkan dapat memberi efek jangka panjang untuk meminimalisir dampak dari pemanasan global. Pembangunan green building ini sudah mulai diterapkan di berbagai kota-kota besar dunia sejak beberapa tahun terakhir, termasuk Indonesia. Inovasi yang ada pada green building bukan hanya membangun gedung ramah lingkungan saja, tetapi juga mengombinasikan perkembangan teknologi canggih di dalamnya. Menggabungkan teknologi modern sekaligus kreativitas, tren green building di berbagai kota di dunia juga semakin beragam. Nah, ini dia cara kota-kota modern dunia terapkan green building yang menjadi tren masa kini.
1. Menara Shanghai di Cina, Terapkan Katup Pengontrol Air
Menara Shanghai merupakan salah satu gedung pencakar langit ikonik yang ada di Cina. Menara ini juga menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh turis asing untuk berfoto. Menara ini juga tergolong green building karena menerapkan konsep ramah lingkungan yang pengoperasiannya menggunakan energi terbarukan dan inovatif.
Salah satu teknologi ramah lingkungan yang menjadi keunggulan dari Menara Shanghai adalah teknologi Danfoss. Teknologi ini menyediakan ribuan katup pengontrol air yang berperan besar pada efisiensi sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara. Menara Shanghai juga telah mendapatkan penghargaan salah satunya adalah LEED Platinum Certification.
2. Perpustakaan Albion District di Kanada, Maksimalkan Ketersediaan Area Hijau
Bukan hanya gedung perkantoran saja, fasilitas umum seperti perpustakaan di beberapa negara juga sudah menerapkan konsep green building. Perpustakaan Albion District yang ada di kota Toronto, Kanada, merupakan perpustakaan yang pembangunannya menerapkan konsep green building. Tidak seperti perpustakaan pada umumnya, perpustakaan ini dibangun dengan konsep Toronto Green Standard, yakni konsep ramah lingkungan yang telah ditetapkan di kota Toronto.
Inovasi yang ada pada bangunan ini cukup unik, mulai dari penciptaan lahan basah sebagai penampung air hujan, penyediaan tanaman di berbagai sudut sebagai area hijau, penerapan pelestarian pohon tua di area perpustakaan, hingga penerapan desain bangunan yang ramah untuk pejalan kaki dan pengguna sepeda. Berkat beberapa inovasi tersebut, bangunan ini mendapatkan penghargaan Award of Merit, AIRDO 2019, AIA/ALA Library Buildings oleh American Institute of Architects pada tahun 2019, serta New Library Building Award dari Ontario Library Association pada tahun 2019.
3. Indira Paryavaran Bhawan di India, Pasang Solar Panel sebagai Atap
Selain mengutamakan konsep ramah lingkungan, pembangunan green building juga mengombinasikan unsur modern dan kreativitas. Green building di kota New Delhi, India, bernama Indira Paryavaran Bhawan ini merupakan bangunan pertama yang mengintegrasikan energi terbarukan dan canggih. Pembangunan gedung ini memaksimalkan teknologi modern yang berperan besar dalam efisiensi energi.
Green building ini mengimplementasikan penggunaan solar panel secara maksimal. Pemasangan solar panel pada gedung ini diterapkan pada seluruh bagian atap karena terletak di area dengan paparan sinar matahari yang maksimal. Penggunaan solar panel sebagai atap ini membuat gedung mendapat suplai energi yang sangat melimpah. Selain itu, material bangunannya yang menggunakan batu-bata dari limbah industri, bambu, dan material daur ulang membuat penerapan konsep ramah lingkungan pada gedung ini semakin maksimal.
4. Bosco Verticale di Italia, Penerapan Hutan Vertikal di Gedung
Green building yang ada di Milan, Italia ini cukup unik karena memiliki konsep vertical forest. Arsitektur yang mengagumkan sekaligus ramah lingkungan membuat gedung ini memiliki daya tarik tersendiri. Ada lebih dari 700 pohon dan 90 spesies tanaman yang ditanam di bagian luar gedung hingga lantai atas. Gedung ini juga menjadi salah satu ikon yang banyak dikunjungi turis saat mengunjungi kota Milan.
Konsep vertical forest yang ada di gedung ini bukan hanya demi keunikan arsitektur saja, tetapi juga memaksimalkan fungsi dari tanaman hijau sebagai produsen oksigen, mengurangi polusi, hingga mengatur temperatur di sekitar. Gedung ini juga terlihat nyaman untuk dipandang karena hampir setiap sudut bangunannya dihias dengan tanaman hijau.
Telkom Landmark Tower Jadi Wujud Penerapan Konsep Green Building di Indonesia
Konsep green building atau bangunan ramah lingkungan semakin berkembang di Indonesia sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan.Di Indonesia, konsep ini diterapkan dalam berbagai aspek pembangunan gedung. Salah satu aspek utama adalah efisiensi energi, dimana banyak gedung mulai menggunakan sistem pencahayaan otomatis, lampu hemat energi, serta pendingin udara yang lebih efisien. Selain itu, beberapa bangunan juga telah memanfaatkan energi terbarukan, seperti panel surya untuk mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional.
Konsep ini telah diterapkan pada pembangunan Telkom Landmark Tower, gedung perkantoran yang dirancang ramah lingkungan dan canggih di tengah kota Jakarta. Gedung ini dirancang dengan arsitektur yang canggih dan mengutamakan efisiensi energi. Penerapan konsep vertical garden juga tersedia disini, dimana penyediaan taman dimaksimalkan di area gedung. Selain itu, berbagai fitur dan fasilitas pendukung lainnya seperti panel surya hingga EV Charging Station juga melengkapi konsep green building gedung ini.
Berbagai penerapan konsep green building di Telkom Landmark Tower ini juga berhasil membuat gedung ini memenangkan Sustainable Development 2021 dari Federation Internationale des Administrateurs de Bien-Conselis Immobiliers (FIABCI) Indonesia, Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE) 2021, serta 2nd Runner Up pada kategori Energy Efficient Building dan subkategori New & Existing Building di ASEAN Energy Awards 2022.. Berbagai penerapan green building yang ada di seluruh dunia ini membuktikan bahwa tren green building sudah semakin marak dan kreatif untuk mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan di kemudian hari.
Comments