Setiap orang tentu memiliki pengalaman bekerja yang berbeda-beda sehingga ada saja cerita menarik yang pernah dialami. Mendengar cerita dari orang lain yang pernah bekerja di bidang yang sama atau yang lebih berpengalaman mungkin terdengar lebih meyakinkan. Namun, sebaiknya #SobatTLT jangan langsung percaya sepenuhnya karena cerita yang datang dari mulut ke mulut bisa jadi hanya mitos belaka.
Pernyataan seputar dunia kerja akan lebih meyakinkan jika ditambah dengan data atau penelitian terkait. Sesuatu yang belum diketahui atau dibuktikan secara langsung bisa jadi hanya mitos belaka. Oleh karena itu, cerita yang terdengar secara turun-temurun namun tidak memiliki bukti yang kuat sebaiknya tidak sepenuhnya dipercaya. Kira-kira apa saja mitos yang banyak beredar di dunia kerja? Ini dia beberapa mitos hingga fakta yang banyak menjadi pembicaraan!
1. Kerja di rumah kurang produktif
Banyak orang masih percaya bahwa bekerja dari rumah membuat seseorang menjadi kurang produktif. Padahal anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Faktanya, berbagai studi dan pengalaman selama masa pandemi menunjukkan bahwa kerja dari rumah justru bisa meningkatkan produktivitas, tergantung pada bagaimana seseorang mengatur waktu dan lingkungannya. Penelitian King’s College London membuktikan bahwa bekerja dari rumah justru membuat pekerja menjadi lebih produktif serta berdampak baik pada kesehatan.
2. Karier stabil hanya didapat di perusahaan besar
Mitos bahwa karier yang stabil hanya bisa didapatkan di perusahaan besar masih sering terdengar, namun faktanya tidak selalu demikian. Stabilitas karier biasanya dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam beradaptasi, memperbarui keterampilan, dan membangun nilai tambah di tempat kerja. Banyak perusahaan besar yang melakukan efisiensi, pemutusan hubungan kerja, bahkan bangkrut karena faktor ekonomi global atau perubahan pasar. Dengan kata lain, bekerja di perusahaan besar tidak selalu membuat seseorang kebal dari risiko lay off dan begitupun sebaliknya.
3. Networking tidak begitu penting
Koneksi kerap kali memainkan peran yang sangat besar dalam membuka peluang karier, mempercepat pertumbuhan profesional, bahkan dalam mempertahankan posisi di tengah persaingan. Selain soal peluang kerja, networking juga membantu dalam mengembangkan keterampilan dan wawasan. Menjalin hubungan dengan orang-orang yang memiliki latar belakang atau pengalaman berbeda dapat membuat seseorang belajar hal-hal baru, mendapatkan perspektif baru dan jarang ditemukan, atau bahkan menemukan solusi untuk tantangan profesional yang sedang dihadapi.
4. Produktivitas dilihat dari durasi bekerja
Durasi #SobatTLT saat bekerja tidak selalu mencerminkan seberapa banyak atau seberapa berkualitas hasil yang dicapai. Seseorang yang duduk di depan komputer selama sepuluh jam bisa saja tidak menyelesaikan pekerjaan secara efektif. Di sisi lain, ada juga orang yang hanya butuh waktu lima jam untuk menyelesaikan tugas yang sama namun dengan hasil yang lebih baik. Produktivitas yang sesungguhnya lebih berkaitan dengan efisiensi, fokus, dan hasil kerja yang konkret, bukan sekadar lamanya waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
5. Pekerjaan kantoran yang paling menjamin masa depan
Mitos bahwa pekerjaan kantoran adalah satu-satunya jalan untuk masa depan yang terjamin sudah tidak relevan di era sekarang. Faktanya, masa depan yang terjamin tidak lagi bergantung pada di mana seseorang bekerja, tetapi pada bagaimana ia mengembangkan keterampilannya, menjaga relevansi dengan perkembangan zaman, dan memiliki kemauan untuk beradaptasi. Banyak orang yang justru mendapat keamanan finansial dan kepuasan karier di luar pekerjaan kantoran, seperti menjadi freelancer, wirausaha, atau pekerja remote yang bekerja dari mana saja.
Kantor dengan Fasilitas Lengkap Kini Bukan Hanya Mitos?
Kantor dengan fasilitas lengkap dahulu sering kali dianggap sebagai kemewahan yang hanya bisa dinikmati perusahaan besar dengan anggaran melimpah. Namun, kini hal tersebut bukan lagi mitos karena perusahaan seperti startup juga dapat mendirikan kantor dengan fasilitas yang lengkap. Berbagai pilihan seperti coworking space, serviced office, hingga shared office saat ini menjadi konsep kantor dengan fasilitas lengkap yang jauh lebih terjangkau dan praktis.
Telkom Landmark Tower menyediakan berbagai jenis office space yang dapat memenuhi kebutuhan berbagai perusahaan, baik perusahaan skala kecil hingga besar. Gedung perkantoran ini menyediakan ruang per lantai untuk perusahaan besar hingga ruangan per meter yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Bukan hanya itu, di sini juga tersedia coworking space Connext yang dapat ditempati startup skala kecil. Fasilitas yang tersedia juga lengkap, mulai dari food court, bank, masjid, tenant makanan dan minuman, tenant retail, hingga minimarket.
Office space yang ada di Telkom Landmark Tower ini menjadi pilihan yang tepat untuk operasional perusahaan startup yang sedang berkembang karena menyediakan segala jenis office space yang dapat disesuaikan seiring dengan berjalannya bisnis yang berkembang dengan pesat. Berbagai mitos atau ungkapan yang kerap terdengar di dunia kerja sebaiknya dicari tahu lebih lanjut lewat data atau merasakannya secara langsung. Sama hal nya dalam memilih lingkungan kerja, berbagai hal yang semula hanya menjadi angan-angan kini telah diwujudkan oleh Telkom Landmark Tower karena fasilitas kantor yang modern dan canggih juga dapat diakses oleh berbagai skala bisnis.
Comments